KANTOR DESA

Kantor Desa Mataleuno jln Trans Sulawesi.

LAPANGAN OLAH RAGA

Lapangan Sepak Bola SUMIATI DESA MATALEUNO.

WISATA DESA

Wisata Air Terjun Desa Mataleuno.

WISATA DESA

WISATA SUNGAI DESA MATALEUNO.

JLN DESA

Jln TRANS SULAWESI DESA MATALEUNO KECAMATAN PAKUE UTARA.

Senin, 29 Juni 2026

Mengatasi Efisiensi Anggaran, Pemdes Mataleuno dan Orang Tua Sepakati Solusi Terbaik untuk Angkutan Sekolah


MATALEUNO
– Perubahan anggaran menuntut kreativitas dan sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan masyarakat. Demi menyiasati kebijakan efisiensi anggaran yang tengah berjalan, Pemerintah Desa Mataleuno mengambil langkah cepat untuk memastikan fasilitas publik, khususnya transportasi pendidikan bagi anak-anak, tetap berjalan optimal.

Pada Senin, 22 Juni 2026, Ibu Kepala Desa Mataleuno, Sumiati, mengundang Ketua BPD, Basri, beserta seluruh jajaran aparat desa untuk menggelar musyawarah bersama. Bertempat di kantor desa, pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan orang tua murid yang memanfaatkan fasilitas mobil angkutan anak sekolah.

Musyawarah Mufakat demi Masa Depan Anak

Tujuan utama dari musyawarah ini adalah mencari jalan keluar terbaik agar operasional mobil angkutan sekolah tidak terhenti di tengah efisiensi anggaran desa. Ibu Sumiati menekankan pentingnya gotong royong antara pemerintah desa dan warga dalam situasi seperti ini.

Dari diskusi yang berjalan hangat dan terbuka, lahir sebuah kesepakatan bersama:

Hasil Keputusan Bersama: Para orang tua murid sepakat untuk memberikan kontribusi swadaya sebesar Rp100.000,- per bulan guna mendukung biaya operasional mobil angkutan sekolah.

Rasa Syukur dan Dukungan Penuh Orang Tua

Meskipun kini ada sistem iuran, keputusan ini justru disambut baik dan penuh rasa syukur oleh para orang tua yang hadir. Bagi mereka, keberadaan mobil angkutan sekolah ini adalah berkah besar yang sangat membantu meringankan beban harian.


Berikut adalah beberapa alasan mengapa para orang tua sangat mendukung program ini:

  • Tepat Waktu & Aman: Anak-anak kini bisa pulang dan pergi sekolah tepat waktu tanpa perlu khawatir telantar di jalan.

  • Ketenangan Pikiran: Orang tua tidak perlu lagi cemas memikirkan jemputan di tengah kesibukan kerja atau bertani.

  • Beban Finansial yang Terukur: Iuran Rp100.000,- dinilai jauh lebih hemat dan efisien dibandingkan jika harus membelikan bensin atau menyewa ojek setiap hari.

Sinergi untuk Mataleuno yang Lebih Maju

Ketua BPD, Bapak Basri, memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga Desa Mataleuno. Menurutnya, sikap kooperatif dari orang tua murid adalah bukti nyata bahwa masyarakat Mataleuno sangat peduli dengan pendidikan generasi penerus mereka.

Ibu Kepala Desa, Sumiati, juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengertian dan keikhlasan warga. Melalui transparansi dan musyawarah seperti ini, tantangan seberat apa pun terkait anggaran desa terbukti bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan hati yang terbuka.

Mari bersama-sama kita jaga fasilitas desa kita demi kenyamanan dan masa depan anak-anak Desa Mataleuno!

Kamis, 25 Juni 2026

Jumat Produktif: Aksi Nyata Ibu Kades Mataleuno Bersama Jajaran Benahi Lingkungan Kantor Desa


Mataleuno, 26 Juni 2026 – Semangat gotong royong kembali bergelora di Desa Mataleuno. Mengisi momen "Jumat Produktif", Ibu Kepala Desa Mataleuno bersama seluruh jajaran perangkat desa turun langsung ke lapangan untuk melakukan aksi bersih-bersih dan pembenahan lingkungan di sekitar area kantor desa.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini tidak hanya berfokus pada kebersihan estetika, tetapi juga pada pemanfaatan lahan kosong yang ada di sekitar kantor desa.

Dari Lahan Kosong Menjadi Lahan Produktif

Salah satu agenda utama dalam aksi kali ini adalah penyiapan dan pembenahan lahan yang nantinya akan disulap menjadi area menanam aneka sayur-sayuran. Langkah ini diambil sebagai bentuk contoh nyata (role model) bagi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

"Kami ingin lingkungan kantor desa tidak hanya bersih dan rapi, tapi juga produktif. Dengan menanam sayur-sayuran di sini, harapannya bisa menjadi inspirasi bagi warga Mataleuno untuk melakukan hal yang sama di rumah masing-masing," ujar Ibu Kepala Desa di sela-sela kegiatan.

Momen Kebersamaan dan Gotong Royong

Suasana hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa sepanjang kegiatan. Tanpa sekat, Ibu Kades bersama jajarannya saling bahu-membahu:


  • Membersihkan rumput liar dan sampah di sekitar halaman.

  • Menggemburkan tanah dan menata bedengan untuk media tanam.

  • Merencanakan jenis sayuran jangka pendek yang kaya nutrisi untuk ditanam dalam waktu dekat.

Dengan adanya kegiatan Jumat Produktif ini, diharapkan lingkungan Kantor Desa Mataleuno menjadi lebih asri, hijau, dan memberikan pelayanan yang semakin nyaman bagi seluruh warga..

Selasa, 23 Juni 2026

Mengawal Harapan Warga: Pemdes Mataleuno Hadiri Rapat Penurunan Status Hutan Lindung di Kolaka Utara

 


MATALEUNO – Langkah nyata demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Mataleuno. Pada Kamis, 18 Juni 2026, Kepala Desa Mataleuno bersama Sekretaris Desa (Sekdes) menghadiri rapat penting yang digelar di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara.

Rapat koordinasi ini membahas agenda yang sangat krusial bagi masa depan wilayah, yaitu Permohonan Penurunan Status Hutan Lindung.

Sinergi Lintas Sektor demi Kepentingan Rakyat

Pertemuan yang diinisiasi di tingkat daerah ini menjadi wadah krusial untuk menyelaraskan regulasi kehutanan dengan kebutuhan tata ruang serta pemukiman warga. Mengingat urgensi pembahasan ini, rapat dihadiri oleh jajaran pejabat penting dan stakeholder terkait, di antaranya:

  • Asisten 1 Setda Kolaka Utara (mewakili Penjabat/Bupati Kolaka Utara)

  • Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kolaka Utara

  • Perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kolaka Utara

  • Camat, Lurah (termasuk Lurah Lasusua), serta Kepala Desa dari berbagai kecamatan terdampak di Kolaka Utara.

Mengapa Penurunan Status Hutan Lindung Ini Penting?

Bagi Desa Mataleuno dan desa-desa lainnya di Kolaka Utara, kepastian status hukum lahan adalah kunci utama pembangunan. Banyak wilayah yang secara faktual telah menjadi pemukiman, fasilitas umum, atau lahan garapan masyarakat, namun secara administratif masih masuk dalam kawasan hutan lindung.

Melalui rapat ini, Pemerintah Desa Mataleuno aktif mengawal usulan agar status kawasan tersebut dapat diturunkan menjadi Kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi (HPK) atau Areal Penggunaan Lain (APL).

Manfaat Utama Jika Permohonan Dikabulkan:

  1. Legalitas Tanah: Masyarakat kelak bisa mengurus sertifikat tanah resmi melalui program pemerintah (seperti PTSL).

  2. Kesejahteraan Ekonomi: Petani dapat mengelola lahan dengan tenang tanpa rasa was-was.

Komitmen Pemdes Mataleuno

Kepala Desa Mataleuno menyampaikan bahwa kehadiran Pemdes dalam rapat ini adalah bentuk komitmen penuh untuk memperjuangkan hak-hak atas tanah warga. Proses ini memang membutuhkan tahapan yang panjang—mulai dari verifikasi tim terpadu hingga keputusan di tingkat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)—namun langkah awal yang kuat telah dimulai hari ini.

Mari kita doa bersama agar perjuangan ini membuahkan hasil yang manis bagi kemajuan Desa Mataleuno tercinta!


Minggu, 07 Juni 2026

Optimalkan Validasi Data, Pemdes Mataleuno Gelar Evaluasi Kependudukan Serentak

MATALEUNO – Dalam upaya menyajikan data desa yang akurat, transparan, dan akuntabel, Pemerintah Desa (Pemdes) Mataleuno menggelar rapat evaluasi mutasi kependudukan menyeluruh pada Senin, 8 Juni 2026.

Kegiatan ini berfokus pada sinkronisasi dan rekapitulasi data riil warga, mulai dari jumlah total penduduk, jumlah Kepala Keluarga (KK), angka kelahiran, perpindahan domisili, hingga jumlah kematian yang terjadi di wilayah Desa Mataleuno.

Kolaborasi Lintas Perangkat Desa

Evaluasi yang berlangsung guyub ini dipimpin langsung oleh jajaran Pemdes dan melibatkan seluruh elemen perangkat desa demi memastikan tidak ada data warga yang terlewat. Proses perekapan dilakukan secara berjenjang:

  • Peran Kepala Dusun (Kadusun):
    Kepala Dusun dari 5 wilayah dusun di Mataleuno bergerak sebagai ujung tombak. Masing-masing Kadusun menyetorkan dan merekap data mutasi warga terkini dari wilayahnya.

  • Tim Sinkronisasi Desa: Data yang masuk dari para Kadusun kemudian diverifikasi bersama oleh Sekretaris Desa (Sekdes), Kasi Pemerintahan (yang membidangi urusan kependudukan), serta Operator Desa.

  • Dukungan Pemdes: Seluruh staf pemdes lainnya turut mengawal jalannya evaluasi agar proses pemutakhiran data berjalan lancar.

Mengapa Evaluasi Ini Penting?

"Data kependudukan yang valid adalah kunci utama keberhasilan program desa. Tanpa data yang akurat, penyaluran bantuan sosial, perencanaan pembangunan, dan pelayanan administrasi warga tidak akan bisa tepat sasaran."

Ada beberapa poin krusial yang menjadi fokus pemutakhiran data kali ini:

  1. Jumlah Penduduk & KK Terbaru: Mengetahui beban riil pelayanan publik di desa.

  2. Angka Kelahiran & Kematian: Penting untuk memperbarui status ahli waris, bantuan kesehatan, serta grafik pertumbuhan penduduk.

  3. Pindah Domisili: Mencatat warga yang keluar-masuk agar administrasi kependudukan tetap tertib dan menghindari adanya data ganda.

Langkah Selanjutnya

Setelah proses evaluasi dan rekapitulasi ini selesai, Operator Desa akan memasukkan data terbaru ke dalam sistem informasi desa. Pemdes Mataleuno juga mengimbau kepada seluruh warga agar selalu proaktif melaporkan setiap adanya perubahan status keluarga—baik karena kelahiran, kematian, maupun pindah domisili—kepada ketua RT atau Kepala Dusun setempat.

Dengan data yang sehat, Desa Mataleuno siap melangkah menuju pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan prima!

Dipublikasikan oleh: Tim Media dan Informasi Desa Mataleuno

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, Pemdes Mataleuno Gelar Posyandu ILP dan Pemeriksaan Gratis

MATALEUNO – Pemerintah Desa Mataleuno terus berkomitmen dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan warganya, mulai dari bayi, balita, hingga lansia. Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Posyandu Terintegrasi yang digelar pada Sabtu (06/06/2026) di Balai Desa Mataleuno.

Kegiatan ini menjadi sangat spesial karena menerapkan sistem Integrasi Layanan Primer (ILP), sebuah siklus pelayanan kesehatan yang mencakup seluruh tahapan usia masyarakat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ibu Kepala Desa Mataleuno, Sumiati, tim Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Pakue Utara, serta seluruh Kader ILP yang terdiri dari kolaborasi Kader Posyandu dan Kader Bina Keluarga Balita (BKB).

Pelayanan Menyeluruh untuk Bayi dan Balita

Bagi generasi penerus desa, pelayanan Posyandu dilakukan secara intensif untuk memantau tumbuh kembang anak serta mencegah stunting. Beberapa pelayanan yang diberikan antara lain:

  1. Antropometri Lengkap: Penimbangan Berat Badan (BB), Pengukuran Lingkar Kepala (LK), dan Lingkar Lengan Atas (LILA).

  2. Imunisasi: Pemberian vaksin DPT untuk memberikan kekebalan tubuh anak dari penyakit difteri, pertusis, dan tetanus.

  3. Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Sebagai langkah nyata intervensi gizi, dilakukan pembagian PMT Bayi Balita, PMT untuk balita Gizi Kurang, serta PMT khusus Stunting.

Ibu Kepala Desa Mataleuno, Sumiati, yang memantau langsung jalannya kegiatan, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang hadir. "Kesehatan anak-anak kita adalah prioritas. Dengan pemantauan rutin dan PMT ini, kita berharap anak-anak di Desa Mataleuno tumbuh sehat dan bebas dari stunting," ujarnya.


Pemeriksaan Gratis untuk Dewasa dan Lansia


Tidak hanya fokus pada balita, Posyandu ILP kali ini juga membuka layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi warga usia dewasa dan lanjut usia (lansia).

Dipandu oleh nakes dari Puskesmas Pakue Utara, para orang tua dan lansia mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, serta konsultasi kesehatan gratis agar penyakit tidak menular dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.

Jemput Bola Melalui Kunjungan Rumah

Untuk memastikan pelayanan kesehatan merata, Kader ILP bersama tenaga kesehatan juga melakukan aksi Kunjungan Rumah (Home Visit). Kegiatan jemput bola ini ditujukan khusus bagi warga, balita, atau lansia yang berhalangan hadir ke lokasi Posyandu karena keterbatasan fisik atau kondisi sakit. Melalui kunjungan ini, mereka tetap mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama.


Sinergi yang kuat antara Pemdes Mataleuno, Puskesmas Pakue Utara, dan para kader posyandu ini diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten demi mewujudkan masyarakat Desa Mataleuno yang sehat, kuat, dan sejahtera.

Tags: #PosyanduMataleuno #DesaSehat #PuskesmasPakueUtara #CegahStunting #PosyanduILP #LansiaSehat


PAKUE UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Mataleuno turut serta dalam aksi nyata peduli lingkungan yang berpusat di Pantai Bahari, Desa Pakue, Kecamatan Pakue Utara, pada Sabtu (06/06/2026).

Kehadiran Pemdes Mataleuno ini merupakan bentuk komitmen kuat desa dalam mendukung kelestarian alam, khususnya di wilayah pesisir Kecamatan Pakue Utara.

Sinergi Lintas Sektor Demi Kelestarian Alam

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat gotong-royong ini dihadiri oleh berbagai elemen penting kecamatan dan desa. Tampak hadir di lokasi acara:

  • Camat Pakue Utara, Bapak Hamka, S.H.

  • Babinsa, Bapak Taharuddin

  • Sekcam Pakue Utara, Bapak Rusmayadi, S.E.

  • Para jajaran Pemerintah Desa se-Kecamatan Pakue Utara.

Kehadiran para tokoh masyarakat dan aparat keamanan ini menegaskan bahwa urusan menjaga lingkungan bukan hanya tugas perorangan, melainkan tanggung jawab kolektif bersama.

Pantai Bahari Jadi Pusat Aksi


Pemilihan Pantai Bahari di Desa Pakue sebagai lokasi peringatan tahun ini menjadi simbol pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir dari ancaman pencemaran sampah, terutama sampah plastik.

Dalam kegiatan ini, Pemdes Mataleuno bersama pemdes dari desa-desa tetangga dan jajaran pemerintah kecamatan bahu-membahu melakukan aksi bersih pantai dan mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

"Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa Desa Mataleuno siap bergerak bersama untuk isu-isu lingkungan. Apa yang kita lakukan di Pantai Bahari hari ini adalah investasi untuk masa depan generasi kita," ujar perwakilan dari Pemdes Mataleuno.

Harapan ke Depan

Melalui momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ini, diharapkan kesadaran masyarakat—khususnya di Kecamatan Pakue Utara—akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kelestarian pantai dapat terus meningkat.

Aksi ini bukan sekadar seremonial satu hari, melainkan pemantik bagi gerakan peduli lingkungan yang berkelanjutan di desa masing-masing.

Tags: #HariLingkunganHidup2026 #PemdesMataleuno #PakueUtara #PantaiBahari #PeduliLingkungan

Rabu, 03 Juni 2026

Optimalkan Penagihan PBB, Pemdes Mataleuno Gelar Pemetaan dan Penyusunan Data Per Wilayah

MATALEUNO – Pemerintah Desa (Pemdes) Mataleuno terus berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan pelayanan publik, salah satunya dalam sektor pajak daerah. Pada hari Senin, 25 Mei 2026, Pemdes Mataleuno menggelar agenda penting terkait penyusunan dan pengorganisasian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tingkat desa.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ibu Kepala Desa Mataleuno ( Sumiati ), serta dihadiri oleh Kolektor Pajak Desa, Bapak Zaenal Abdin, seluruh Kepala Dusun (Kadus), dan Kasi Pemerintahan Desa Mataleuno.

Strategi Jemput Bola: Membagi PBB Per Wilayah Dusun

Tujuan utama dari pertemuan dan kerja bersama ini adalah untuk menyusun serta memetakan data PBB berdasarkan wilayah dusun masing-masing.

Selama ini, proses penagihan pajak sering kali menghadapi tantangan geografis dan validasi data wajib pajak. Dengan membagi dan merapikan data PBB per wilayah, diharapkan:

  • Mempermudah Kerja Kolektor: Bapak Zaenal Abdin selaku kolektor pajak dapat melakukan penagihan secara lebih terstruktur dan efisien.

  • Akurasi Data Meningkat: Kepala Dusun lebih mengenali warganya, sehingga potensi salah sasar atau data ganda bisa diminimalisir.

  • Efisiensi Waktu: Proses "jemput bola" ke rumah warga menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

Kolaborasi Lintas Perangkat Desa

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antar-perangkat desa. Kasi Pemerintahan Desa Mataleuno turut terjun langsung membantu proses validasi dan sinkronisasi data administratif.

"Kolaborasi ini sangat penting. Dengan keterlibatan aktif dari Ibu Kades, Kasi Pemerintahan, dan Sekretaris Desa Mataleuno,hingga para Kepala Dusun, kita bisa menyajikan data yang bersih. Ini adalah bentuk transparansi dan upaya kita untuk mendukung pembangunan daerah melalui taat pajak," ujar salah satu perwakilan perangkat desa di sela-sela kegiatan.

Manfaat Bagi Masyarakat Mataleuno

Bagi warga Desa Mataleuno, penataan ini juga membawa dampak positif. Warga tidak perlu bingung lagi mengenai jumlah ketetapan pajak mereka karena para Kepala Dusun kini memegang data yang akurat dan siap membantu memberikan informasi.

Pemdes Mataleuno juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersiap dan kooperatif saat petugas melakukan penagihan, demi kelancaran pembangunan desa yang kita cintai bersama.

Salam Pajak, Bersama Membangun Desa Mataleuno yang Lebih Maju!


Selasa, 02 Juni 2026

Transparansi Anggaran: Pemdes Mataleuno Resmi Publikasikan APBDes Tahun Anggaran 2026

MATALEUNO – Pemerintah Desa (Pemdes) Mataleuno kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Pada tanggal 20 Februari 2026, Pemdes Mataleuno secara resmi telah memasang baliho publikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.

Baliho besar tersebut kini berdiri tegak di depan Kantor Desa Mataleuno, memudahkan seluruh warga untuk melihat, membaca, dan mengawal langsung penggunaan dana desa selama satu tahun ke depan.

Sinergi Pemdes Mataleuno untuk Keterbukaan Informasi

Proses pemasangan baliho publikasi ini dilakukan secara gotong-royong oleh seluruh jajaran Pemerintah Desa Mataleuno. Langkah ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan wujud nyata dari keterbukaan informasi publik yang disyaratkan oleh undang-undang.

"Masyarakat adalah pemilik sejati dari pembangunan desa. Dengan mempublikasikan APBDes ini, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana desa dapat dipertanggungjawabkan dan diketahui oleh seluruh warga Mataleuno," ujar perwakilan Pemdes Mataleuno di sela-sela kegiatan pemasangan.

Mengapa Publikasi APBDes Ini Penting?

Publikasi yang dipasang di depan kantor desa ini memuat rincian penting secara garis besar, mulai dari:

  • Pendapatan Desa: Sumber dana yang diterima desa (Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Pendapatan Asli Desa, dll).
  • Belanja Desa: Rencana alokasi anggaran untuk bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pembinaan kemasyarakatan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.
  • Pembiayaan Desa: Estimasi SILPA atau pembiayaan netto desa.

Dengan penempatan di area publik yang strategis, diharapkan tidak ada lagi sekat informasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Warga yang sedang melintas atau mengurus administrasi di kantor desa bisa langsung mencermati data tersebut.

Mari Bersama Mengawal Pembangunan Desa Mataleuno

Pemasangan baliho APBDes 2026 ini diharapkan dapat memicu partisipasi aktif masyarakat. Pemdes Mataleuno mengajak seluruh elemen warga—mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga kader desa—untuk bersama-sama mengawasi jalannya pembangunan fisik maupun program pemberdayaan yang telah direncanakan agar berjalan tepat sasaran.

Bagi warga Desa Mataleuno yang ingin melihat detail rincian anggaran, silakan langsung mengunjungi halaman depan Kantor Desa Mataleuno. Bersama kita wujudkan Desa Mataleuno yang Maju, Transparan, dan Sejahtera!