KANTOR DESA

Kantor Desa Mataleuno jln Trans Sulawesi.

LAPANGAN OLAH RAGA

Lapangan Sepak Bola SUMIATI DESA MATALEUNO.

WISATA DESA

Wisata Air Terjun Desa Mataleuno.

WISATA DESA

WISATA SUNGAI DESA MATALEUNO.

JLN DESA

Jln TRANS SULAWESI DESA MATALEUNO KECAMATAN PAKUE UTARA.

Jumat, 24 Juli 2026

Penuh Khidmat dan Kehangatan: Majelis Ta'lim ATTAHIRIYAH Gelar Pengajian Menjelang Pernikahan Ananda Fatimah


Desa Mataleuno
— Suasana penuh keberkahan menyelimuti Desa Mataleuno pada Minggu, 19 Juli 2026. Tepat pukul 13.30 WITA, Majelis Ta’lim ATTAHIRIYAH menyelenggarakan acara pengajian dalam rangka menyambut hari bahagia pernikahan Ananda Fatimah.

Momen Silaturahmi Lintas Desa

Acara ini tidak hanya menjadi momen syukuran dan doa bersama, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi antar-warga. Kebahagiaan makin terasa lengkap dengan hadirnya rombongan jemaah dari beberapa majelis taklim desa tetangga yang ikut serta memadati lokasi pengajian.

Jalannya seluruh rangkaian acara dipandu secara tertib dan khidmat oleh pengurus BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) Kecamatan Pakue Utara, yang membawa suasana pengajian menjadi makin hangat dan terarah.

Tausiyah dan Bekal Pernikahan oleh Ustadz Iqbal Syam

Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang dibawakan oleh Ustadz Iqbal Syam. Dalam tausiyahnya yang menyentuh hati, beliau memberikan nasihat dan pembekalan spiritual menjelang hari pernikahan:

  • Membangun Pondasi Rumah Tangga: Pentingnya mengawali niat menikah sebagai ibadah untuk meraih predikat Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah.

  • Keberkahan Doa Bersama: Menjemput ridho Allah SWT melalui doa tulus dari para jemaah dan sesama anggota majelis.

  • Peran Pasangan Soleh & Solehah: Menjadikan ilmu agama sebagai benteng utama dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

"Pernikahan adalah ibadah terpanjang. Mengawalinya dengan doa, ilmu, dan kebersamaan majelis adalah ikhtiar terbaik untuk menjemput keberkahan dari-Nya."Ustadz Iqbal Syam

Doa dan Harapan untuk Ananda Fatimah

Segenap pengurus Majelis Ta'lim ATTAHIRIYAH Desa Mataleuno beserta seluruh jemaah yang hadir turut mendoakan agar seluruh prosesi pernikahan Ananda Fatimah diberikan kelancaran hingga hari puncak.

Semoga calon pengantin kelak dianugerahi rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

Kamis, 23 Juli 2026

Mengintip Panen Padi Desa Mataleuno: Perjuangan dan Asa di Tengah Tantangan Hama

Desa MataleunoKamis, 23 Juli 2026 menjadi hari yang sibuk namun penuh kebersamaan bagi warga Desa Mataleuno. Sejak pagi hari, riuh suara mesin dan sendau gurau warga menyelimuti hamparan sawah. Masyarakat secara serentak menggelar tradisi panen raya padi di lahan milik mereka masing-masing.

Meskipun diwarnai dengan semangat kegotongroyongan, musim panen tahun ini membawa cerita dan tantangan tersendiri bagi para petani setempat.

Penggunaan Teknologi Modern: Efisiensi Alat Blower/Bluzer

Dalam proses pemanenan kali ini, masyarakat Desa Mataleuno memanfaatkan teknologi mesin rontok/perontok padi (bluzer/blower). Penggunaan alat ini dilakukan melalui sistem sewa.

  • Metode Pembayaran: Warga tidak menyewa dengan uang tunai, melainkan menggunakan sistem bagi hasil. Sebanyak sekian bagian dari hasil panen yang didapat akan diberikan kepada pemilik alat sebagai biaya sewa.

  • Manfaat: Alat bluzer ini sangat membantu mempercepat proses pemisahan bulir padi dari tangkainya, sehingga waktu kerja petani menjadi jauh lebih efisien dibandingkan metode manual.

Penurunan Hasil Panen: Dampak Serangan Hama

Sayangnya, kabar kurang menggembirakan datang dari volume hasil panen tahun ini. Produktivitas lahan pertanian Desa Mataleuno mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Catatan Hasil Panen Tahun Ini:

Petani rata-rata hanya mampu mengantongi 20 hingga 30 karung per hektar (ha).

Faktor utama yang menjadi penyebab merosotnya jumlah panen ini adalah maraknya serangan berbagai jenis hama yang menjangkit tanaman padi selama masa tanam. Hama yang bervariasi membuat tanaman tidak berkembang maksimal dan menyebabkan banyak bulir padi yang kosong atau rusak sebelum masa panen tiba.

Harapan Petani Desa Mataleuno

Meski hasil yang didapat belum memenuhi ekspektasi dan lebih sedikit dari tahun sebelumnya, warga Desa Mataleuno tetap bersyukur atas rezeki yang diperoleh hari ini. Kerja keras dan tetes keringat di sawah tetap membuahkan kebersamaan yang erat antarwarga.

Para petani berharap, untuk musim tanam berikutnya:

  1. Adanya pendampingan dan penanganan pencegahan hama yang lebih efektif dari pihak terkait.

  2. Kondisi cuaca yang lebih bersahabat agar produktivitas lahan bisa kembali pulih seperti tahun-tahun sebelumnya.

Rabu, 15 Juli 2026

Optimalkan Potensi Desa: Kepala Desa Mataleuno Hadiri Monev Perkembangan BUMDes di Dinas PMD Kolaka Utara


KOLAKA UTARA
— Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi desa, Pemerintah Desa Mataleuno terus menunjukkan komitmennya. Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, Kepala Desa Mataleuno menghadiri rapat pertemuan penting di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kolaka Utara.

Rapat ini digelar dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pakue Tengah dan Pkue utara. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus BUMDes dari masing-masing desa, termasuk pengurus dari BUMDes "Berkah Mataleuno".

Mendorong Transparansi dan Kemandirian BUMDes

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana perkembangan unit usaha, tata kelola keuangan, serta kontribusi BUMDes terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Dinas PMD Kolaka Utara menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel agar BUMDes benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi warga.

Kepala Desa Mataleuno yang hadir langsung memberikan dukungan penuh kepada pengurus BUMDes "Berkah Mataleuno" selama jalannya evaluasi.

"Kehadiran BUMDes 'Berkah Mataleuno' harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Lewat monev ini, kita belajar bagaimana memperbaiki tata kelola dan melihat peluang usaha baru yang lebih produktif."Kepala Desa Mataleuno

Langkah Strategis BUMDes "Berkah Mataleuno" ke Depan

Dalam sesi pertemuan tersebut, pengurus BUMDes "Berkah Mataleuno" bersama perwakilan desa lainnya memaparkan laporan perkembangan serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Beberapa poin penting yang dibahas untuk kemajuan BUMDes meliputi:


  • Peningkatan Kapasitas Pengurus: Pelatihan manajemen keuangan dan digitalisasi pemasaran produk lokal.

  • Optimalisasi Unit Usaha: Pemetaan potensi desa yang belum tergarap maksimal untuk dijadikan unit usaha baru.

  • Sinergi dengan Pemerintah Daerah: Sinkronisasi program kerja BUMDes dengan program-program pemberdayaan dari Dinas PMD.

Komitmen Bersama untuk Kemajuan Desa

Pertemuan monev ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi dan solusi konkret atas hambatan yang dihadapi oleh BUMDes "Berkah Mataleuno". Dengan pembinaan intensif dari Dinas PMD dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa, BUMDes "Berkah Mataleuno" optimis dapat tumbuh menjadi lembaga usaha yang sehat, mandiri, dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat Desa Mataleuno secara berkelanjutan.

Bagikan artikel ini: Mari bersama-sama kita dukung setiap unit usaha BUMDes "Berkah Mataleuno" demi kemajuan dan kesejahteraan desa kita tercinta!

Memantapkan Langkah Menuju Lomba 10 Program Pokok PKK: Desa Mataleuno Gelar Pembinaan Pengisian Buku Pokja

 


MATALEUNO — Semangat gotong royong dan tertib administrasi kembali ditunjukkan oleh segenap pengurus TP-PKK Desa Mataleuno. Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, bertempat di kediaman Ibu Kepala Dusun IV, telah dilaksanakan kegiatan rutin bulanan yaitu Pembinaan Pengisian Buku Kelompok Kerja (Pokja) PKK.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Desa Mataleuno, didampingi oleh para ketua dan anggota Pokja I hingga IV.

Fokus Utama: Tertib Administrasi Sebagai Kunci Keberhasilan

Administrasi yang rapi dan valid merupakan fondasi utama dari keberhasilan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Sadar akan pentingnya hal tersebut, pembinaan kali ini difokuskan pada sinkronisasi data dan tata cara pengisian buku wajib masing-masing Pokja.

"Buku saku dan catatan administrasi bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan potret nyata dari kontribusi kita dalam memberdayakan keluarga di Desa Mataleuno."Ketua TP-PKK Desa Mataleuno

Dalam arahannya, Ibu Ketua PKK menekankan bahwa ketelitian dalam mencatat setiap perkembangan program di lapangan sangat krusial. Setiap Pokja memiliki tanggung jawab spesifik yang saling berkaitan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat desa.


Agenda Kegiatan & Pembagian Fokus Pokja

Dalam pertemuan rutin bulan ini, pembinaan dibagi menjadi beberapa fokus evaluasi:

  • Pokja I (Penghayatan & Pengamalan Pancasila, Gotong Royong): Pemantapan laporan kegiatan keagamaan, pola asuh anak dan remaja (PAAR), serta gotong royong warga.

  • Pokja II (Pendidikan & Keterampilan, Pengembangan Kehidupan Koperasi): Perapian data UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) dan kegiatan PAUD/taman bacaan.

  • Pokja III (Pangan, Sandang, Perumahan & Tatalaksana Rumah Tangga): Pencatatan program ketahanan pangan keluarga (Hatinya PKK) dan pemanfaatan pekarangan.

  • Pokja IV (Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup, Perencanaan Sehat): Pemutakhiran data posyandu, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta KB Kes.

Persiapan Matang Menuju Lomba 10 Program Pokok PKK

Selain sebagai agenda bulanan, pembinaan intensif kali ini terasa istimewa karena menjadi ajang persiapan matang Desa Mataleuno dalam menghadapi Lomba 10 Program Pokok PKK.

Melalui pembinaan berkala seperti ini, Desa Mataleuno optimistis dapat menyajikan data yang akurat, sinkron, dan menampilkan inovasi-inovasi unggulan desa secara maksimal di hadapan tim penilai lomba nantinya.

Pertemuan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, tanya jawab kendala pengisian buku, serta makan siang bersama guna mempererat tali silaturahmi antar-anggota Pokja.

Senin, 06 Juli 2026

Menuju Desa Sehat: Antusiasme dan Sinergi dalam Kegiatan Posyandu ILP Desa Mataleuno


Mataleuno, 6 Juli 2026
– Kesehatan masyarakat senantiasa menjadi prioritas utama Pemerintah Desa Mataleuno. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, para kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Mataleuno kembali menggelar kegiatan Posyandu rutin bulanan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin hari ini bertempat di Aula Kantor Desa Mataleuno.

Kegiatan bulan ini terasa spesial karena menerapkan konsep ILP yang mencakup seluruh siklus hidup, didukung penuh oleh tenaga kesehatan, serta kehadiran inovasi konsumsi sehat dari(Ibu Kepala Desa).

Sinergi Kader ILP dan Puskesmas Pakue Utara

Pelayanan kesehatan bulan ini berjalan dengan sangat tertib dan lengkap. Petugas kesehatan dari Puskesmas Pakue Utara turut hadir memberikan pendampingan langsung kepada para kader ILP.

Dipimpin oleh Bidan Desa, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh yang meliputi:

  • Balita: Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pemantauan tumbuh kembang.

  • Ibu Hamil: Pemeriksaan rutin kehamilan dan edukasi masa nifas.

  • Usia Dewasa & Lansia: Skrining penyakit tidak menular (seperti cek tekanan darah) dan konsultasi kesehatan harian.




Intervensi Gizi dan Kehangatan "Meja Dapur Kita"

Selain pemeriksaan medis, Posyandu Desa Mataleuno fokus pada penanganan gizi. Pada bulan ini,


dilakukan penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus untuk balita dengan kategori gizi kurang serta PMT stunting sebagai langkah preventif desa bebas stunting.


Ada yang unik dan menarik perhatian warga pada Posyandu kali ini. Ibu Kepala Desa Mataleuno secara khusus menyediakan "Meja Dapur Kita". Fasilitas ini menyajikan hidangan sehat dan bergizi yang dapat dinikmati oleh seluruh peserta Posyandu setelah melakukan pemeriksaan. Kehadiran Meja Dapur Kita ini sukses menambah kehangatan dan kebersamaan antarwarga.

Jemput Bola: Kunjungan Rumah Bagi yang Berhalangan

Pelayanan Desa Mataleuno tidak berhenti di aula kantor desa saja. Bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas, kader Posyandu rutin melaksanakan aksi "Jemput Bola" melalui kunjungan rumah (home visit).

Usai pelayanan di aula, para kader bergegas mengunjungi rumah warga untuk memeriksa:


  1. Lansia yang sudah sulit berjalan.

  2. Warga usia dewasa yang sedang sakit.

  3. Anak usia sekolah yang berhalangan hadir ke lokasi Posyandu.

"Kesehatan adalah hak setiap warga. Jika warga tidak bisa datang ke Posyandu, maka kader Posyandu yang akan mengantarkan pelayanan ke rumah mereka."

Galeri Kegiatan

Terima kasih kepada seluruh kader Posyandu ILP, petugas Puskesmas Pakue Utara, Pemerintah Desa, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Mari bersama-sama kita wujudkan Desa Mataleuno yang sehat, kuat, dan sejahtera! (Admin/DesaMataleuno)

Minggu, 05 Juli 2026

Sinergi Desa: Pendampingan Operator DTSANT Desa Mataleuno dalam Verifikasi Data SIKS-NG

 


MATALEUNO, 6 JULI 2026 — Ketepatan data adalah kunci utama agar program bantuan sosial tepat sasaran. Sadar akan pentingnya hal tersebut, hari ini, Senin (6/7/2026), telah dilaksanakan kegiatan pendampingan khusus bagi Operator DTSANT Desa Mataleuno.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah verifikasi dan validasi data kemiskinan melalui aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).

Tidak bekerja sendiri, agenda krusial ini dikawal langsung oleh kolaborasi lintas sektor yang solid, yaitu Pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) dan Pendamping Desa.

Mengapa Verifikasi SIKS-NG Ini Penting?

Aplikasi SIKS-NG merupakan gerbang utama mutasi data kemiskinan. Melalui pendampingan ini, Operator Desa dipandu untuk memastikan bahwa warga yang benar-benar membutuhkan masuk ke dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), sementara data yang sudah tidak layak (misalnya karena meninggal dunia, pindah, atau mampu secara ekonomi) bisa segera digantikan.

"Data yang valid adalah hak masyarakat." Kolaborasi hari ini memastikan tidak ada warga miskin di Desa Mataleuno yang tercecer dari haknya, sekaligus meminimalkan potensi bantuan salah sasaran.

Fokus Pendampingan Hari Ini

Ada beberapa poin krusial yang dibahas dan dipraktikkan langsung bersama Pendamping PKH dan Pendamping Desa, antara lain:

  • Penyelarasan Data Lapangan: Mencocokkan data riil hasil musyawarah desa dengan data yang ada di sistem komputer.

  • Pemberihan Data Ganda: Mendeteksi dan menghapus potensi adanya NIK ganda atau kesalahan input data silsilah keluarga.

  • Edukasi Regulasi Terbaru: Pendamping PKH memberikan update mengenai kriteria kelayakan bansos terbaru, sementara Pendamping Desa memastikan prosesnya selaras dengan regulasi pembangunan desa.

Kolaborasi Tiga Pilar: Demi Mataleuno yang Lebih Sejahtera

Kegiatan yang berlangsung hangat dan produktif ini menunjukkan betapa pentingnya kerja sama tim.

  • Operator DTSANT Desa: Sebagai ujung tombak eksekusi data di desa.

  • Pendamping PKH: Memastikan koridor bantuan sosial (seperti PKH dan BPNT) sesuai dengan komponen yang disyaratkan pusat.

  • Pendamping Desa: Menjaga agar tata kelola administrasi ini sejalan dengan program pemberdayaan dan pemanfaatan dana desa.

Dengan adanya pendampingan intensif seperti hari ini, diharapkan kualitas data kemiskinan di Desa Mataleuno semakin akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Terima kasih atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat hari ini!

Salam Berdaya, Pemerintah Desa Mataleuno

Rabu, 01 Juli 2026

Sukseskan Transformasi Pelayanan, Kader ILP dan Pemerintah Desa Mataleuno Ikuti Sosialisasi Posyandu 6 SPM


MATALEUNO
– Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan dasar di tingkat desa, Pemerintah Desa Mataleuno bersama Kader Integrasi Layanan Primer (ILP) mengikuti kegiatan Zoom Meeting berskala nasional pada hari Rabu, 1 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti dari Sekretariat Desa Mataleuno ini membahas agenda krusial: Sosialisasi Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Turut hadir dalam rombongan virtual ini antara lain para Kader ILP Desa Mataleuno, jajaran aparat desa, serta Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan dari Kecamatan Pakue Utara, Bapak Samsul Bahri, yang hadir memberikan pendampingan langsung.

Rangkaian Acara dan Fokus Materi

Sosialisasi ini diselenggarakan langsung oleh Pengurus TP Posyandu Pusat dan menghadirkan para pemangku kebijakan utama sebagai narasumber. Berikut adalah poin-poin penting dalam agenda tersebut:

  • Pembukaan & Arahan Utama: Acara dipandu oleh Pengurus TP Posyandu Pusat selaku MC, dan dilanjutkan dengan sambutan hangat serta arahan strategis dari Ibu Ketua Umum TP Posyandu.

  • Pemaparan Materi 1: Direktur Fasilitas LKAD, PKK, dan Posyandu memaparkan materi inti mengenai "Penguatan Kebijakan Transformasi Posyandu 6 SPM".

  • Pemaparan Materi 2: Pengurus TP Posyandu Pusat mengulas tuntas materi tentang "Penguatan Peran Posyandu sebagai LKD/LKK dan Revitalisasi melalui Tim Pembina Posyandu".Mengenal 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) Posyandu

    Agar masyarakat dan kader memiliki gambaran yang jelas, berikut adalah 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang kini menjadi pilar utama dalam transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD):

    • 1. SPM Kesehatan Pelayanan dasar yang mencakup pemantauan tumbuh kembang anak, kesehatan ibu hamil dan menyusui, imunisasi, serta edukasi gizi untuk mencegah stunting.
    • 2. SPM Pendidikan Dukungan Posyandu dalam memfasilitasi layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) atau pengasuhan bersama (parenting) untuk menunjang kecerdasan anak.
    • 3. SPM Pekerjaan Umum (PU) Berkaitan dengan pemastian akses lingkungan yang sehat, seperti advokasi ketersediaan air minum bersih dan sanitasi layak bagi warga sekitar.
    • 4. SPM Perumahan Rakyat Edukasi dan pemantauan terkait rumah sehat dan layak huni guna mendukung kualitas hidup keluarga.
    • 5. SPM Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) Peran aktif dalam menjaga ketenteraman warga serta perlindungan anak dan perempuan dari tindakan kekerasan di lingkungan desa.
    • 6. SPM Sosial Pendampingan dan penyaluran informasi bantuan bagi penyandang disabilitas, lansia telantar, serta kelompok masyarakat rentan lainnya di wilayah kerja Posyandu.

Harapan Besar untuk Desa Mataleuno

Transformasi Posyandu dengan skema 6 SPM ini diharapkan tidak sekadar menjadi wacana, melainkan membawa perubahan riil di lapangan. Melalui penguatan fungsi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), Posyandu kini memiliki tanggung jawab yang lebih terintegrasi.


"Semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, para kader ILP khususnya di Desa Mataleuno bisa lebih memahami esensi dan fungsi dari 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tersebut. Dengan pemahaman yang matang, pelayanan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan layanan dasar lainnya dapat berjalan jauh lebih optimal."

Dengan sinergi antara Kader ILP, Pemerintah Desa, dan dukungan dari Pemerintah Kecamatan Pakue Utara, Desa Mataleuno siap melangkah menuju era baru pelayanan publik yang lebih prima dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Dipublikasikan pada: Rabu, 1 Juli 2026

Senin, 29 Juni 2026

Mengatasi Efisiensi Anggaran, Pemdes Mataleuno dan Orang Tua Sepakati Solusi Terbaik untuk Angkutan Sekolah


MATALEUNO
– Perubahan anggaran menuntut kreativitas dan sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan masyarakat. Demi menyiasati kebijakan efisiensi anggaran yang tengah berjalan, Pemerintah Desa Mataleuno mengambil langkah cepat untuk memastikan fasilitas publik, khususnya transportasi pendidikan bagi anak-anak, tetap berjalan optimal.

Pada Senin, 22 Juni 2026, Ibu Kepala Desa Mataleuno, Sumiati, mengundang Ketua BPD, Basri, beserta seluruh jajaran aparat desa untuk menggelar musyawarah bersama. Bertempat di kantor desa, pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan orang tua murid yang memanfaatkan fasilitas mobil angkutan anak sekolah.

Musyawarah Mufakat demi Masa Depan Anak

Tujuan utama dari musyawarah ini adalah mencari jalan keluar terbaik agar operasional mobil angkutan sekolah tidak terhenti di tengah efisiensi anggaran desa. Ibu Sumiati menekankan pentingnya gotong royong antara pemerintah desa dan warga dalam situasi seperti ini.

Dari diskusi yang berjalan hangat dan terbuka, lahir sebuah kesepakatan bersama:

Hasil Keputusan Bersama: Para orang tua murid sepakat untuk memberikan kontribusi swadaya sebesar Rp100.000,- per bulan guna mendukung biaya operasional mobil angkutan sekolah.

Rasa Syukur dan Dukungan Penuh Orang Tua

Meskipun kini ada sistem iuran, keputusan ini justru disambut baik dan penuh rasa syukur oleh para orang tua yang hadir. Bagi mereka, keberadaan mobil angkutan sekolah ini adalah berkah besar yang sangat membantu meringankan beban harian.


Berikut adalah beberapa alasan mengapa para orang tua sangat mendukung program ini:

  • Tepat Waktu & Aman: Anak-anak kini bisa pulang dan pergi sekolah tepat waktu tanpa perlu khawatir telantar di jalan.

  • Ketenangan Pikiran: Orang tua tidak perlu lagi cemas memikirkan jemputan di tengah kesibukan kerja atau bertani.

  • Beban Finansial yang Terukur: Iuran Rp100.000,- dinilai jauh lebih hemat dan efisien dibandingkan jika harus membelikan bensin atau menyewa ojek setiap hari.

Sinergi untuk Mataleuno yang Lebih Maju

Ketua BPD, Bapak Basri, memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga Desa Mataleuno. Menurutnya, sikap kooperatif dari orang tua murid adalah bukti nyata bahwa masyarakat Mataleuno sangat peduli dengan pendidikan generasi penerus mereka.

Ibu Kepala Desa, Sumiati, juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengertian dan keikhlasan warga. Melalui transparansi dan musyawarah seperti ini, tantangan seberat apa pun terkait anggaran desa terbukti bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan hati yang terbuka.

Mari bersama-sama kita jaga fasilitas desa kita demi kenyamanan dan masa depan anak-anak Desa Mataleuno!

Kamis, 25 Juni 2026

Jumat Produktif: Aksi Nyata Ibu Kades Mataleuno Bersama Jajaran Benahi Lingkungan Kantor Desa


Mataleuno, 26 Juni 2026 – Semangat gotong royong kembali bergelora di Desa Mataleuno. Mengisi momen "Jumat Produktif", Ibu Kepala Desa Mataleuno bersama seluruh jajaran perangkat desa turun langsung ke lapangan untuk melakukan aksi bersih-bersih dan pembenahan lingkungan di sekitar area kantor desa.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini tidak hanya berfokus pada kebersihan estetika, tetapi juga pada pemanfaatan lahan kosong yang ada di sekitar kantor desa.

Dari Lahan Kosong Menjadi Lahan Produktif

Salah satu agenda utama dalam aksi kali ini adalah penyiapan dan pembenahan lahan yang nantinya akan disulap menjadi area menanam aneka sayur-sayuran. Langkah ini diambil sebagai bentuk contoh nyata (role model) bagi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

"Kami ingin lingkungan kantor desa tidak hanya bersih dan rapi, tapi juga produktif. Dengan menanam sayur-sayuran di sini, harapannya bisa menjadi inspirasi bagi warga Mataleuno untuk melakukan hal yang sama di rumah masing-masing," ujar Ibu Kepala Desa di sela-sela kegiatan.

Momen Kebersamaan dan Gotong Royong

Suasana hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa sepanjang kegiatan. Tanpa sekat, Ibu Kades bersama jajarannya saling bahu-membahu:


  • Membersihkan rumput liar dan sampah di sekitar halaman.

  • Menggemburkan tanah dan menata bedengan untuk media tanam.

  • Merencanakan jenis sayuran jangka pendek yang kaya nutrisi untuk ditanam dalam waktu dekat.

Dengan adanya kegiatan Jumat Produktif ini, diharapkan lingkungan Kantor Desa Mataleuno menjadi lebih asri, hijau, dan memberikan pelayanan yang semakin nyaman bagi seluruh warga..

Selasa, 23 Juni 2026

Mengawal Harapan Warga: Pemdes Mataleuno Hadiri Rapat Penurunan Status Hutan Lindung di Kolaka Utara

 


MATALEUNO – Langkah nyata demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Mataleuno. Pada Kamis, 18 Juni 2026, Kepala Desa Mataleuno bersama Sekretaris Desa (Sekdes) menghadiri rapat penting yang digelar di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara.

Rapat koordinasi ini membahas agenda yang sangat krusial bagi masa depan wilayah, yaitu Permohonan Penurunan Status Hutan Lindung.

Sinergi Lintas Sektor demi Kepentingan Rakyat

Pertemuan yang diinisiasi di tingkat daerah ini menjadi wadah krusial untuk menyelaraskan regulasi kehutanan dengan kebutuhan tata ruang serta pemukiman warga. Mengingat urgensi pembahasan ini, rapat dihadiri oleh jajaran pejabat penting dan stakeholder terkait, di antaranya:

  • Asisten 1 Setda Kolaka Utara (mewakili Penjabat/Bupati Kolaka Utara)

  • Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kolaka Utara

  • Perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kolaka Utara

  • Camat, Lurah (termasuk Lurah Lasusua), serta Kepala Desa dari berbagai kecamatan terdampak di Kolaka Utara.

Mengapa Penurunan Status Hutan Lindung Ini Penting?

Bagi Desa Mataleuno dan desa-desa lainnya di Kolaka Utara, kepastian status hukum lahan adalah kunci utama pembangunan. Banyak wilayah yang secara faktual telah menjadi pemukiman, fasilitas umum, atau lahan garapan masyarakat, namun secara administratif masih masuk dalam kawasan hutan lindung.

Melalui rapat ini, Pemerintah Desa Mataleuno aktif mengawal usulan agar status kawasan tersebut dapat diturunkan menjadi Kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi (HPK) atau Areal Penggunaan Lain (APL).

Manfaat Utama Jika Permohonan Dikabulkan:

  1. Legalitas Tanah: Masyarakat kelak bisa mengurus sertifikat tanah resmi melalui program pemerintah (seperti PTSL).

  2. Kesejahteraan Ekonomi: Petani dapat mengelola lahan dengan tenang tanpa rasa was-was.

Komitmen Pemdes Mataleuno

Kepala Desa Mataleuno menyampaikan bahwa kehadiran Pemdes dalam rapat ini adalah bentuk komitmen penuh untuk memperjuangkan hak-hak atas tanah warga. Proses ini memang membutuhkan tahapan yang panjang—mulai dari verifikasi tim terpadu hingga keputusan di tingkat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)—namun langkah awal yang kuat telah dimulai hari ini.

Mari kita doa bersama agar perjuangan ini membuahkan hasil yang manis bagi kemajuan Desa Mataleuno tercinta!


Minggu, 07 Juni 2026

Optimalkan Validasi Data, Pemdes Mataleuno Gelar Evaluasi Kependudukan Serentak

MATALEUNO – Dalam upaya menyajikan data desa yang akurat, transparan, dan akuntabel, Pemerintah Desa (Pemdes) Mataleuno menggelar rapat evaluasi mutasi kependudukan menyeluruh pada Senin, 8 Juni 2026.

Kegiatan ini berfokus pada sinkronisasi dan rekapitulasi data riil warga, mulai dari jumlah total penduduk, jumlah Kepala Keluarga (KK), angka kelahiran, perpindahan domisili, hingga jumlah kematian yang terjadi di wilayah Desa Mataleuno.

Kolaborasi Lintas Perangkat Desa

Evaluasi yang berlangsung guyub ini dipimpin langsung oleh jajaran Pemdes dan melibatkan seluruh elemen perangkat desa demi memastikan tidak ada data warga yang terlewat. Proses perekapan dilakukan secara berjenjang:

  • Peran Kepala Dusun (Kadusun):
    Kepala Dusun dari 5 wilayah dusun di Mataleuno bergerak sebagai ujung tombak. Masing-masing Kadusun menyetorkan dan merekap data mutasi warga terkini dari wilayahnya.

  • Tim Sinkronisasi Desa: Data yang masuk dari para Kadusun kemudian diverifikasi bersama oleh Sekretaris Desa (Sekdes), Kasi Pemerintahan (yang membidangi urusan kependudukan), serta Operator Desa.

  • Dukungan Pemdes: Seluruh staf pemdes lainnya turut mengawal jalannya evaluasi agar proses pemutakhiran data berjalan lancar.

Mengapa Evaluasi Ini Penting?

"Data kependudukan yang valid adalah kunci utama keberhasilan program desa. Tanpa data yang akurat, penyaluran bantuan sosial, perencanaan pembangunan, dan pelayanan administrasi warga tidak akan bisa tepat sasaran."

Ada beberapa poin krusial yang menjadi fokus pemutakhiran data kali ini:

  1. Jumlah Penduduk & KK Terbaru: Mengetahui beban riil pelayanan publik di desa.

  2. Angka Kelahiran & Kematian: Penting untuk memperbarui status ahli waris, bantuan kesehatan, serta grafik pertumbuhan penduduk.

  3. Pindah Domisili: Mencatat warga yang keluar-masuk agar administrasi kependudukan tetap tertib dan menghindari adanya data ganda.

Langkah Selanjutnya

Setelah proses evaluasi dan rekapitulasi ini selesai, Operator Desa akan memasukkan data terbaru ke dalam sistem informasi desa. Pemdes Mataleuno juga mengimbau kepada seluruh warga agar selalu proaktif melaporkan setiap adanya perubahan status keluarga—baik karena kelahiran, kematian, maupun pindah domisili—kepada ketua RT atau Kepala Dusun setempat.

Dengan data yang sehat, Desa Mataleuno siap melangkah menuju pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan prima!

Dipublikasikan oleh: Tim Media dan Informasi Desa Mataleuno

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, Pemdes Mataleuno Gelar Posyandu ILP dan Pemeriksaan Gratis

MATALEUNO – Pemerintah Desa Mataleuno terus berkomitmen dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan warganya, mulai dari bayi, balita, hingga lansia. Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Posyandu Terintegrasi yang digelar pada Sabtu (06/06/2026) di Balai Desa Mataleuno.

Kegiatan ini menjadi sangat spesial karena menerapkan sistem Integrasi Layanan Primer (ILP), sebuah siklus pelayanan kesehatan yang mencakup seluruh tahapan usia masyarakat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ibu Kepala Desa Mataleuno, Sumiati, tim Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Pakue Utara, serta seluruh Kader ILP yang terdiri dari kolaborasi Kader Posyandu dan Kader Bina Keluarga Balita (BKB).

Pelayanan Menyeluruh untuk Bayi dan Balita

Bagi generasi penerus desa, pelayanan Posyandu dilakukan secara intensif untuk memantau tumbuh kembang anak serta mencegah stunting. Beberapa pelayanan yang diberikan antara lain:

  1. Antropometri Lengkap: Penimbangan Berat Badan (BB), Pengukuran Lingkar Kepala (LK), dan Lingkar Lengan Atas (LILA).

  2. Imunisasi: Pemberian vaksin DPT untuk memberikan kekebalan tubuh anak dari penyakit difteri, pertusis, dan tetanus.

  3. Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Sebagai langkah nyata intervensi gizi, dilakukan pembagian PMT Bayi Balita, PMT untuk balita Gizi Kurang, serta PMT khusus Stunting.

Ibu Kepala Desa Mataleuno, Sumiati, yang memantau langsung jalannya kegiatan, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang hadir. "Kesehatan anak-anak kita adalah prioritas. Dengan pemantauan rutin dan PMT ini, kita berharap anak-anak di Desa Mataleuno tumbuh sehat dan bebas dari stunting," ujarnya.


Pemeriksaan Gratis untuk Dewasa dan Lansia


Tidak hanya fokus pada balita, Posyandu ILP kali ini juga membuka layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi warga usia dewasa dan lanjut usia (lansia).

Dipandu oleh nakes dari Puskesmas Pakue Utara, para orang tua dan lansia mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, serta konsultasi kesehatan gratis agar penyakit tidak menular dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.

Jemput Bola Melalui Kunjungan Rumah

Untuk memastikan pelayanan kesehatan merata, Kader ILP bersama tenaga kesehatan juga melakukan aksi Kunjungan Rumah (Home Visit). Kegiatan jemput bola ini ditujukan khusus bagi warga, balita, atau lansia yang berhalangan hadir ke lokasi Posyandu karena keterbatasan fisik atau kondisi sakit. Melalui kunjungan ini, mereka tetap mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama.


Sinergi yang kuat antara Pemdes Mataleuno, Puskesmas Pakue Utara, dan para kader posyandu ini diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten demi mewujudkan masyarakat Desa Mataleuno yang sehat, kuat, dan sejahtera.

Tags: #PosyanduMataleuno #DesaSehat #PuskesmasPakueUtara #CegahStunting #PosyanduILP #LansiaSehat


PAKUE UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Mataleuno turut serta dalam aksi nyata peduli lingkungan yang berpusat di Pantai Bahari, Desa Pakue, Kecamatan Pakue Utara, pada Sabtu (06/06/2026).

Kehadiran Pemdes Mataleuno ini merupakan bentuk komitmen kuat desa dalam mendukung kelestarian alam, khususnya di wilayah pesisir Kecamatan Pakue Utara.

Sinergi Lintas Sektor Demi Kelestarian Alam

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat gotong-royong ini dihadiri oleh berbagai elemen penting kecamatan dan desa. Tampak hadir di lokasi acara:

  • Camat Pakue Utara, Bapak Hamka, S.H.

  • Babinsa, Bapak Taharuddin

  • Sekcam Pakue Utara, Bapak Rusmayadi, S.E.

  • Para jajaran Pemerintah Desa se-Kecamatan Pakue Utara.

Kehadiran para tokoh masyarakat dan aparat keamanan ini menegaskan bahwa urusan menjaga lingkungan bukan hanya tugas perorangan, melainkan tanggung jawab kolektif bersama.

Pantai Bahari Jadi Pusat Aksi


Pemilihan Pantai Bahari di Desa Pakue sebagai lokasi peringatan tahun ini menjadi simbol pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir dari ancaman pencemaran sampah, terutama sampah plastik.

Dalam kegiatan ini, Pemdes Mataleuno bersama pemdes dari desa-desa tetangga dan jajaran pemerintah kecamatan bahu-membahu melakukan aksi bersih pantai dan mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

"Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa Desa Mataleuno siap bergerak bersama untuk isu-isu lingkungan. Apa yang kita lakukan di Pantai Bahari hari ini adalah investasi untuk masa depan generasi kita," ujar perwakilan dari Pemdes Mataleuno.

Harapan ke Depan

Melalui momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ini, diharapkan kesadaran masyarakat—khususnya di Kecamatan Pakue Utara—akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kelestarian pantai dapat terus meningkat.

Aksi ini bukan sekadar seremonial satu hari, melainkan pemantik bagi gerakan peduli lingkungan yang berkelanjutan di desa masing-masing.

Tags: #HariLingkunganHidup2026 #PemdesMataleuno #PakueUtara #PantaiBahari #PeduliLingkungan

Rabu, 03 Juni 2026

Optimalkan Penagihan PBB, Pemdes Mataleuno Gelar Pemetaan dan Penyusunan Data Per Wilayah

MATALEUNO – Pemerintah Desa (Pemdes) Mataleuno terus berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan pelayanan publik, salah satunya dalam sektor pajak daerah. Pada hari Senin, 25 Mei 2026, Pemdes Mataleuno menggelar agenda penting terkait penyusunan dan pengorganisasian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tingkat desa.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ibu Kepala Desa Mataleuno ( Sumiati ), serta dihadiri oleh Kolektor Pajak Desa, Bapak Zaenal Abdin, seluruh Kepala Dusun (Kadus), dan Kasi Pemerintahan Desa Mataleuno.

Strategi Jemput Bola: Membagi PBB Per Wilayah Dusun

Tujuan utama dari pertemuan dan kerja bersama ini adalah untuk menyusun serta memetakan data PBB berdasarkan wilayah dusun masing-masing.

Selama ini, proses penagihan pajak sering kali menghadapi tantangan geografis dan validasi data wajib pajak. Dengan membagi dan merapikan data PBB per wilayah, diharapkan:

  • Mempermudah Kerja Kolektor: Bapak Zaenal Abdin selaku kolektor pajak dapat melakukan penagihan secara lebih terstruktur dan efisien.

  • Akurasi Data Meningkat: Kepala Dusun lebih mengenali warganya, sehingga potensi salah sasar atau data ganda bisa diminimalisir.

  • Efisiensi Waktu: Proses "jemput bola" ke rumah warga menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

Kolaborasi Lintas Perangkat Desa

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antar-perangkat desa. Kasi Pemerintahan Desa Mataleuno turut terjun langsung membantu proses validasi dan sinkronisasi data administratif.

"Kolaborasi ini sangat penting. Dengan keterlibatan aktif dari Ibu Kades, Kasi Pemerintahan, dan Sekretaris Desa Mataleuno,hingga para Kepala Dusun, kita bisa menyajikan data yang bersih. Ini adalah bentuk transparansi dan upaya kita untuk mendukung pembangunan daerah melalui taat pajak," ujar salah satu perwakilan perangkat desa di sela-sela kegiatan.

Manfaat Bagi Masyarakat Mataleuno

Bagi warga Desa Mataleuno, penataan ini juga membawa dampak positif. Warga tidak perlu bingung lagi mengenai jumlah ketetapan pajak mereka karena para Kepala Dusun kini memegang data yang akurat dan siap membantu memberikan informasi.

Pemdes Mataleuno juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersiap dan kooperatif saat petugas melakukan penagihan, demi kelancaran pembangunan desa yang kita cintai bersama.

Salam Pajak, Bersama Membangun Desa Mataleuno yang Lebih Maju!


Selasa, 02 Juni 2026

Transparansi Anggaran: Pemdes Mataleuno Resmi Publikasikan APBDes Tahun Anggaran 2026

MATALEUNO – Pemerintah Desa (Pemdes) Mataleuno kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Pada tanggal 20 Februari 2026, Pemdes Mataleuno secara resmi telah memasang baliho publikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.

Baliho besar tersebut kini berdiri tegak di depan Kantor Desa Mataleuno, memudahkan seluruh warga untuk melihat, membaca, dan mengawal langsung penggunaan dana desa selama satu tahun ke depan.

Sinergi Pemdes Mataleuno untuk Keterbukaan Informasi

Proses pemasangan baliho publikasi ini dilakukan secara gotong-royong oleh seluruh jajaran Pemerintah Desa Mataleuno. Langkah ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan wujud nyata dari keterbukaan informasi publik yang disyaratkan oleh undang-undang.

"Masyarakat adalah pemilik sejati dari pembangunan desa. Dengan mempublikasikan APBDes ini, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana desa dapat dipertanggungjawabkan dan diketahui oleh seluruh warga Mataleuno," ujar perwakilan Pemdes Mataleuno di sela-sela kegiatan pemasangan.

Mengapa Publikasi APBDes Ini Penting?

Publikasi yang dipasang di depan kantor desa ini memuat rincian penting secara garis besar, mulai dari:

  • Pendapatan Desa: Sumber dana yang diterima desa (Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Pendapatan Asli Desa, dll).
  • Belanja Desa: Rencana alokasi anggaran untuk bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pembinaan kemasyarakatan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.
  • Pembiayaan Desa: Estimasi SILPA atau pembiayaan netto desa.

Dengan penempatan di area publik yang strategis, diharapkan tidak ada lagi sekat informasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Warga yang sedang melintas atau mengurus administrasi di kantor desa bisa langsung mencermati data tersebut.

Mari Bersama Mengawal Pembangunan Desa Mataleuno

Pemasangan baliho APBDes 2026 ini diharapkan dapat memicu partisipasi aktif masyarakat. Pemdes Mataleuno mengajak seluruh elemen warga—mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga kader desa—untuk bersama-sama mengawasi jalannya pembangunan fisik maupun program pemberdayaan yang telah direncanakan agar berjalan tepat sasaran.

Bagi warga Desa Mataleuno yang ingin melihat detail rincian anggaran, silakan langsung mengunjungi halaman depan Kantor Desa Mataleuno. Bersama kita wujudkan Desa Mataleuno yang Maju, Transparan, dan Sejahtera!