KANTOR DESA

Kantor Desa Mataleuno jln Trans Sulawesi.

LAPANGAN OLAH RAGA

Lapangan Sepak Bola SUMIATI DESA MATALEUNO.

WISATA DESA

Wisata Air Terjun Desa Mataleuno.

WISATA DESA

WISATA SUNGAI DESA MATALEUNO.

JLN DESA

Jln TRANS SULAWESI DESA MATALEUNO KECAMATAN PAKUE UTARA.

Jumat, 24 Juli 2026

Penuh Khidmat dan Kehangatan: Majelis Ta'lim ATTAHIRIYAH Gelar Pengajian Menjelang Pernikahan Ananda Fatimah


Desa Mataleuno
— Suasana penuh keberkahan menyelimuti Desa Mataleuno pada Minggu, 19 Juli 2026. Tepat pukul 13.30 WITA, Majelis Ta’lim ATTAHIRIYAH menyelenggarakan acara pengajian dalam rangka menyambut hari bahagia pernikahan Ananda Fatimah.

Momen Silaturahmi Lintas Desa

Acara ini tidak hanya menjadi momen syukuran dan doa bersama, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi antar-warga. Kebahagiaan makin terasa lengkap dengan hadirnya rombongan jemaah dari beberapa majelis taklim desa tetangga yang ikut serta memadati lokasi pengajian.

Jalannya seluruh rangkaian acara dipandu secara tertib dan khidmat oleh pengurus BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) Kecamatan Pakue Utara, yang membawa suasana pengajian menjadi makin hangat dan terarah.

Tausiyah dan Bekal Pernikahan oleh Ustadz Iqbal Syam

Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang dibawakan oleh Ustadz Iqbal Syam. Dalam tausiyahnya yang menyentuh hati, beliau memberikan nasihat dan pembekalan spiritual menjelang hari pernikahan:

  • Membangun Pondasi Rumah Tangga: Pentingnya mengawali niat menikah sebagai ibadah untuk meraih predikat Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah.

  • Keberkahan Doa Bersama: Menjemput ridho Allah SWT melalui doa tulus dari para jemaah dan sesama anggota majelis.

  • Peran Pasangan Soleh & Solehah: Menjadikan ilmu agama sebagai benteng utama dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

"Pernikahan adalah ibadah terpanjang. Mengawalinya dengan doa, ilmu, dan kebersamaan majelis adalah ikhtiar terbaik untuk menjemput keberkahan dari-Nya."Ustadz Iqbal Syam

Doa dan Harapan untuk Ananda Fatimah

Segenap pengurus Majelis Ta'lim ATTAHIRIYAH Desa Mataleuno beserta seluruh jemaah yang hadir turut mendoakan agar seluruh prosesi pernikahan Ananda Fatimah diberikan kelancaran hingga hari puncak.

Semoga calon pengantin kelak dianugerahi rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

Kamis, 23 Juli 2026

Mengintip Panen Padi Desa Mataleuno: Perjuangan dan Asa di Tengah Tantangan Hama

Desa MataleunoKamis, 23 Juli 2026 menjadi hari yang sibuk namun penuh kebersamaan bagi warga Desa Mataleuno. Sejak pagi hari, riuh suara mesin dan sendau gurau warga menyelimuti hamparan sawah. Masyarakat secara serentak menggelar tradisi panen raya padi di lahan milik mereka masing-masing.

Meskipun diwarnai dengan semangat kegotongroyongan, musim panen tahun ini membawa cerita dan tantangan tersendiri bagi para petani setempat.

Penggunaan Teknologi Modern: Efisiensi Alat Blower/Bluzer

Dalam proses pemanenan kali ini, masyarakat Desa Mataleuno memanfaatkan teknologi mesin rontok/perontok padi (bluzer/blower). Penggunaan alat ini dilakukan melalui sistem sewa.

  • Metode Pembayaran: Warga tidak menyewa dengan uang tunai, melainkan menggunakan sistem bagi hasil. Sebanyak sekian bagian dari hasil panen yang didapat akan diberikan kepada pemilik alat sebagai biaya sewa.

  • Manfaat: Alat bluzer ini sangat membantu mempercepat proses pemisahan bulir padi dari tangkainya, sehingga waktu kerja petani menjadi jauh lebih efisien dibandingkan metode manual.

Penurunan Hasil Panen: Dampak Serangan Hama

Sayangnya, kabar kurang menggembirakan datang dari volume hasil panen tahun ini. Produktivitas lahan pertanian Desa Mataleuno mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Catatan Hasil Panen Tahun Ini:

Petani rata-rata hanya mampu mengantongi 20 hingga 30 karung per hektar (ha).

Faktor utama yang menjadi penyebab merosotnya jumlah panen ini adalah maraknya serangan berbagai jenis hama yang menjangkit tanaman padi selama masa tanam. Hama yang bervariasi membuat tanaman tidak berkembang maksimal dan menyebabkan banyak bulir padi yang kosong atau rusak sebelum masa panen tiba.

Harapan Petani Desa Mataleuno

Meski hasil yang didapat belum memenuhi ekspektasi dan lebih sedikit dari tahun sebelumnya, warga Desa Mataleuno tetap bersyukur atas rezeki yang diperoleh hari ini. Kerja keras dan tetes keringat di sawah tetap membuahkan kebersamaan yang erat antarwarga.

Para petani berharap, untuk musim tanam berikutnya:

  1. Adanya pendampingan dan penanganan pencegahan hama yang lebih efektif dari pihak terkait.

  2. Kondisi cuaca yang lebih bersahabat agar produktivitas lahan bisa kembali pulih seperti tahun-tahun sebelumnya.

Rabu, 15 Juli 2026

Optimalkan Potensi Desa: Kepala Desa Mataleuno Hadiri Monev Perkembangan BUMDes di Dinas PMD Kolaka Utara


KOLAKA UTARA
— Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi desa, Pemerintah Desa Mataleuno terus menunjukkan komitmennya. Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, Kepala Desa Mataleuno menghadiri rapat pertemuan penting di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kolaka Utara.

Rapat ini digelar dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pakue Tengah dan Pkue utara. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus BUMDes dari masing-masing desa, termasuk pengurus dari BUMDes "Berkah Mataleuno".

Mendorong Transparansi dan Kemandirian BUMDes

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana perkembangan unit usaha, tata kelola keuangan, serta kontribusi BUMDes terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Dinas PMD Kolaka Utara menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel agar BUMDes benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi warga.

Kepala Desa Mataleuno yang hadir langsung memberikan dukungan penuh kepada pengurus BUMDes "Berkah Mataleuno" selama jalannya evaluasi.

"Kehadiran BUMDes 'Berkah Mataleuno' harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Lewat monev ini, kita belajar bagaimana memperbaiki tata kelola dan melihat peluang usaha baru yang lebih produktif."Kepala Desa Mataleuno

Langkah Strategis BUMDes "Berkah Mataleuno" ke Depan

Dalam sesi pertemuan tersebut, pengurus BUMDes "Berkah Mataleuno" bersama perwakilan desa lainnya memaparkan laporan perkembangan serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Beberapa poin penting yang dibahas untuk kemajuan BUMDes meliputi:


  • Peningkatan Kapasitas Pengurus: Pelatihan manajemen keuangan dan digitalisasi pemasaran produk lokal.

  • Optimalisasi Unit Usaha: Pemetaan potensi desa yang belum tergarap maksimal untuk dijadikan unit usaha baru.

  • Sinergi dengan Pemerintah Daerah: Sinkronisasi program kerja BUMDes dengan program-program pemberdayaan dari Dinas PMD.

Komitmen Bersama untuk Kemajuan Desa

Pertemuan monev ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi dan solusi konkret atas hambatan yang dihadapi oleh BUMDes "Berkah Mataleuno". Dengan pembinaan intensif dari Dinas PMD dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa, BUMDes "Berkah Mataleuno" optimis dapat tumbuh menjadi lembaga usaha yang sehat, mandiri, dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat Desa Mataleuno secara berkelanjutan.

Bagikan artikel ini: Mari bersama-sama kita dukung setiap unit usaha BUMDes "Berkah Mataleuno" demi kemajuan dan kesejahteraan desa kita tercinta!

Memantapkan Langkah Menuju Lomba 10 Program Pokok PKK: Desa Mataleuno Gelar Pembinaan Pengisian Buku Pokja

 


MATALEUNO — Semangat gotong royong dan tertib administrasi kembali ditunjukkan oleh segenap pengurus TP-PKK Desa Mataleuno. Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, bertempat di kediaman Ibu Kepala Dusun IV, telah dilaksanakan kegiatan rutin bulanan yaitu Pembinaan Pengisian Buku Kelompok Kerja (Pokja) PKK.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Desa Mataleuno, didampingi oleh para ketua dan anggota Pokja I hingga IV.

Fokus Utama: Tertib Administrasi Sebagai Kunci Keberhasilan

Administrasi yang rapi dan valid merupakan fondasi utama dari keberhasilan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Sadar akan pentingnya hal tersebut, pembinaan kali ini difokuskan pada sinkronisasi data dan tata cara pengisian buku wajib masing-masing Pokja.

"Buku saku dan catatan administrasi bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan potret nyata dari kontribusi kita dalam memberdayakan keluarga di Desa Mataleuno."Ketua TP-PKK Desa Mataleuno

Dalam arahannya, Ibu Ketua PKK menekankan bahwa ketelitian dalam mencatat setiap perkembangan program di lapangan sangat krusial. Setiap Pokja memiliki tanggung jawab spesifik yang saling berkaitan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat desa.


Agenda Kegiatan & Pembagian Fokus Pokja

Dalam pertemuan rutin bulan ini, pembinaan dibagi menjadi beberapa fokus evaluasi:

  • Pokja I (Penghayatan & Pengamalan Pancasila, Gotong Royong): Pemantapan laporan kegiatan keagamaan, pola asuh anak dan remaja (PAAR), serta gotong royong warga.

  • Pokja II (Pendidikan & Keterampilan, Pengembangan Kehidupan Koperasi): Perapian data UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) dan kegiatan PAUD/taman bacaan.

  • Pokja III (Pangan, Sandang, Perumahan & Tatalaksana Rumah Tangga): Pencatatan program ketahanan pangan keluarga (Hatinya PKK) dan pemanfaatan pekarangan.

  • Pokja IV (Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup, Perencanaan Sehat): Pemutakhiran data posyandu, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta KB Kes.

Persiapan Matang Menuju Lomba 10 Program Pokok PKK

Selain sebagai agenda bulanan, pembinaan intensif kali ini terasa istimewa karena menjadi ajang persiapan matang Desa Mataleuno dalam menghadapi Lomba 10 Program Pokok PKK.

Melalui pembinaan berkala seperti ini, Desa Mataleuno optimistis dapat menyajikan data yang akurat, sinkron, dan menampilkan inovasi-inovasi unggulan desa secara maksimal di hadapan tim penilai lomba nantinya.

Pertemuan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, tanya jawab kendala pengisian buku, serta makan siang bersama guna mempererat tali silaturahmi antar-anggota Pokja.

Senin, 06 Juli 2026

Menuju Desa Sehat: Antusiasme dan Sinergi dalam Kegiatan Posyandu ILP Desa Mataleuno


Mataleuno, 6 Juli 2026
– Kesehatan masyarakat senantiasa menjadi prioritas utama Pemerintah Desa Mataleuno. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, para kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Mataleuno kembali menggelar kegiatan Posyandu rutin bulanan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin hari ini bertempat di Aula Kantor Desa Mataleuno.

Kegiatan bulan ini terasa spesial karena menerapkan konsep ILP yang mencakup seluruh siklus hidup, didukung penuh oleh tenaga kesehatan, serta kehadiran inovasi konsumsi sehat dari(Ibu Kepala Desa).

Sinergi Kader ILP dan Puskesmas Pakue Utara

Pelayanan kesehatan bulan ini berjalan dengan sangat tertib dan lengkap. Petugas kesehatan dari Puskesmas Pakue Utara turut hadir memberikan pendampingan langsung kepada para kader ILP.

Dipimpin oleh Bidan Desa, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh yang meliputi:

  • Balita: Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pemantauan tumbuh kembang.

  • Ibu Hamil: Pemeriksaan rutin kehamilan dan edukasi masa nifas.

  • Usia Dewasa & Lansia: Skrining penyakit tidak menular (seperti cek tekanan darah) dan konsultasi kesehatan harian.




Intervensi Gizi dan Kehangatan "Meja Dapur Kita"

Selain pemeriksaan medis, Posyandu Desa Mataleuno fokus pada penanganan gizi. Pada bulan ini,


dilakukan penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus untuk balita dengan kategori gizi kurang serta PMT stunting sebagai langkah preventif desa bebas stunting.


Ada yang unik dan menarik perhatian warga pada Posyandu kali ini. Ibu Kepala Desa Mataleuno secara khusus menyediakan "Meja Dapur Kita". Fasilitas ini menyajikan hidangan sehat dan bergizi yang dapat dinikmati oleh seluruh peserta Posyandu setelah melakukan pemeriksaan. Kehadiran Meja Dapur Kita ini sukses menambah kehangatan dan kebersamaan antarwarga.

Jemput Bola: Kunjungan Rumah Bagi yang Berhalangan

Pelayanan Desa Mataleuno tidak berhenti di aula kantor desa saja. Bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas, kader Posyandu rutin melaksanakan aksi "Jemput Bola" melalui kunjungan rumah (home visit).

Usai pelayanan di aula, para kader bergegas mengunjungi rumah warga untuk memeriksa:


  1. Lansia yang sudah sulit berjalan.

  2. Warga usia dewasa yang sedang sakit.

  3. Anak usia sekolah yang berhalangan hadir ke lokasi Posyandu.

"Kesehatan adalah hak setiap warga. Jika warga tidak bisa datang ke Posyandu, maka kader Posyandu yang akan mengantarkan pelayanan ke rumah mereka."

Galeri Kegiatan

Terima kasih kepada seluruh kader Posyandu ILP, petugas Puskesmas Pakue Utara, Pemerintah Desa, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Mari bersama-sama kita wujudkan Desa Mataleuno yang sehat, kuat, dan sejahtera! (Admin/DesaMataleuno)

Minggu, 05 Juli 2026

Sinergi Desa: Pendampingan Operator DTSANT Desa Mataleuno dalam Verifikasi Data SIKS-NG

 


MATALEUNO, 6 JULI 2026 — Ketepatan data adalah kunci utama agar program bantuan sosial tepat sasaran. Sadar akan pentingnya hal tersebut, hari ini, Senin (6/7/2026), telah dilaksanakan kegiatan pendampingan khusus bagi Operator DTSANT Desa Mataleuno.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah verifikasi dan validasi data kemiskinan melalui aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).

Tidak bekerja sendiri, agenda krusial ini dikawal langsung oleh kolaborasi lintas sektor yang solid, yaitu Pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) dan Pendamping Desa.

Mengapa Verifikasi SIKS-NG Ini Penting?

Aplikasi SIKS-NG merupakan gerbang utama mutasi data kemiskinan. Melalui pendampingan ini, Operator Desa dipandu untuk memastikan bahwa warga yang benar-benar membutuhkan masuk ke dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), sementara data yang sudah tidak layak (misalnya karena meninggal dunia, pindah, atau mampu secara ekonomi) bisa segera digantikan.

"Data yang valid adalah hak masyarakat." Kolaborasi hari ini memastikan tidak ada warga miskin di Desa Mataleuno yang tercecer dari haknya, sekaligus meminimalkan potensi bantuan salah sasaran.

Fokus Pendampingan Hari Ini

Ada beberapa poin krusial yang dibahas dan dipraktikkan langsung bersama Pendamping PKH dan Pendamping Desa, antara lain:

  • Penyelarasan Data Lapangan: Mencocokkan data riil hasil musyawarah desa dengan data yang ada di sistem komputer.

  • Pemberihan Data Ganda: Mendeteksi dan menghapus potensi adanya NIK ganda atau kesalahan input data silsilah keluarga.

  • Edukasi Regulasi Terbaru: Pendamping PKH memberikan update mengenai kriteria kelayakan bansos terbaru, sementara Pendamping Desa memastikan prosesnya selaras dengan regulasi pembangunan desa.

Kolaborasi Tiga Pilar: Demi Mataleuno yang Lebih Sejahtera

Kegiatan yang berlangsung hangat dan produktif ini menunjukkan betapa pentingnya kerja sama tim.

  • Operator DTSANT Desa: Sebagai ujung tombak eksekusi data di desa.

  • Pendamping PKH: Memastikan koridor bantuan sosial (seperti PKH dan BPNT) sesuai dengan komponen yang disyaratkan pusat.

  • Pendamping Desa: Menjaga agar tata kelola administrasi ini sejalan dengan program pemberdayaan dan pemanfaatan dana desa.

Dengan adanya pendampingan intensif seperti hari ini, diharapkan kualitas data kemiskinan di Desa Mataleuno semakin akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Terima kasih atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat hari ini!

Salam Berdaya, Pemerintah Desa Mataleuno

Rabu, 01 Juli 2026

Sukseskan Transformasi Pelayanan, Kader ILP dan Pemerintah Desa Mataleuno Ikuti Sosialisasi Posyandu 6 SPM


MATALEUNO
– Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan dasar di tingkat desa, Pemerintah Desa Mataleuno bersama Kader Integrasi Layanan Primer (ILP) mengikuti kegiatan Zoom Meeting berskala nasional pada hari Rabu, 1 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti dari Sekretariat Desa Mataleuno ini membahas agenda krusial: Sosialisasi Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Turut hadir dalam rombongan virtual ini antara lain para Kader ILP Desa Mataleuno, jajaran aparat desa, serta Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan dari Kecamatan Pakue Utara, Bapak Samsul Bahri, yang hadir memberikan pendampingan langsung.

Rangkaian Acara dan Fokus Materi

Sosialisasi ini diselenggarakan langsung oleh Pengurus TP Posyandu Pusat dan menghadirkan para pemangku kebijakan utama sebagai narasumber. Berikut adalah poin-poin penting dalam agenda tersebut:

  • Pembukaan & Arahan Utama: Acara dipandu oleh Pengurus TP Posyandu Pusat selaku MC, dan dilanjutkan dengan sambutan hangat serta arahan strategis dari Ibu Ketua Umum TP Posyandu.

  • Pemaparan Materi 1: Direktur Fasilitas LKAD, PKK, dan Posyandu memaparkan materi inti mengenai "Penguatan Kebijakan Transformasi Posyandu 6 SPM".

  • Pemaparan Materi 2: Pengurus TP Posyandu Pusat mengulas tuntas materi tentang "Penguatan Peran Posyandu sebagai LKD/LKK dan Revitalisasi melalui Tim Pembina Posyandu".Mengenal 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) Posyandu

    Agar masyarakat dan kader memiliki gambaran yang jelas, berikut adalah 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang kini menjadi pilar utama dalam transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD):

    • 1. SPM Kesehatan Pelayanan dasar yang mencakup pemantauan tumbuh kembang anak, kesehatan ibu hamil dan menyusui, imunisasi, serta edukasi gizi untuk mencegah stunting.
    • 2. SPM Pendidikan Dukungan Posyandu dalam memfasilitasi layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) atau pengasuhan bersama (parenting) untuk menunjang kecerdasan anak.
    • 3. SPM Pekerjaan Umum (PU) Berkaitan dengan pemastian akses lingkungan yang sehat, seperti advokasi ketersediaan air minum bersih dan sanitasi layak bagi warga sekitar.
    • 4. SPM Perumahan Rakyat Edukasi dan pemantauan terkait rumah sehat dan layak huni guna mendukung kualitas hidup keluarga.
    • 5. SPM Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) Peran aktif dalam menjaga ketenteraman warga serta perlindungan anak dan perempuan dari tindakan kekerasan di lingkungan desa.
    • 6. SPM Sosial Pendampingan dan penyaluran informasi bantuan bagi penyandang disabilitas, lansia telantar, serta kelompok masyarakat rentan lainnya di wilayah kerja Posyandu.

Harapan Besar untuk Desa Mataleuno

Transformasi Posyandu dengan skema 6 SPM ini diharapkan tidak sekadar menjadi wacana, melainkan membawa perubahan riil di lapangan. Melalui penguatan fungsi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), Posyandu kini memiliki tanggung jawab yang lebih terintegrasi.


"Semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, para kader ILP khususnya di Desa Mataleuno bisa lebih memahami esensi dan fungsi dari 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tersebut. Dengan pemahaman yang matang, pelayanan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan layanan dasar lainnya dapat berjalan jauh lebih optimal."

Dengan sinergi antara Kader ILP, Pemerintah Desa, dan dukungan dari Pemerintah Kecamatan Pakue Utara, Desa Mataleuno siap melangkah menuju era baru pelayanan publik yang lebih prima dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Dipublikasikan pada: Rabu, 1 Juli 2026